-->

Konfigurasi Manajemen Interface MikroTik



Konfigurasi Manajemen Interface MikroTik






Hai balik lagi bersama saya di blog skyblues2 , kali ini saya akan sharing tentang cara konfigurasi manajemen interface mikrotik. Fungsi konfigurasi manajemen interface adalah mengatur interface yang terhubung pada router , kali ini saya akan memanajemen interface mikrotik dengan ip dhcp. Oke langsung saja kita mulai konfigurasinya.





Oke sebelumnya router saya sudah terkoneksi dengan internet terlebih dahulu. Nah setelah itu :



1. Atur IP Address



Oke langkah pertama adalah mengatur ip address pada ether2 yang akan menjadi ip server . caranya adalah dengan mengklik menu IP->Addresses.








gambar1(MIM-SB2-DL)



IP ether1 adalah ip yang terhubung dengan internet.





2. Buat DHCP Server




Setelah setting ip selesai dilakukan , sekarang kita beralih ke setup DHCP Server , caranya adalah dengan mengklik menu IP->DHCP Server. Kemudian pilih option 'DHCP SETUP' . maka akan keluar sebuah menu popup baru , nah disitu adalah menu untuk mengatur / konfigurasi dhcp server tersebut. Pertama adalah pilih interface yang akan menjadi server untuk DHCP agan , kemudian klik next








gambar2(MIM-SB2-DL)






gambar3(MIM-SB2-DL)

 



Kemudian atur network dari DHCP yang akan agan buat , lalu klik next.






gambar4(MIM-SB2-DL)



Lalu atur gateway untuk server DHCP agan , jika sudah klik next.








gambar5(MIM-SB2-DL)




Kemudian berikan range ip address yang akan diberikan server untuk client / hostnya , jika sudah klik next.







gambar6(MIM-SB2-DL)




Atur ip DNS Server agan , jika sudah klik next untuk melanjutkan.








gambar7(MIM-SB2-DL)




 Atur
juga berapa lama itu akan expired , disini saya hanya mengatur selama
23 jam , jadi jika ada yang lewat dari 23 jam , maka ip dynamic nya akan berubah , atau mungkin hilang. Jika sudah di klik next , maka akan langsung muncul konfigurasi yang agan konfig sebelumnya.








gambar8(MIM SB2-DL)







gambar9(MIM-SB2-DL)





3. Atur Masterport




Langkah selanjutnya adalah setting interface nya agar client bisa mendapatkan ip dhcp. pada bagian interface clientnya , atur master port nya menjadi ether2 yang berfungsi sebagai dhcp server. Caranya klik menu Interfaces. 





Atur semua interfaces client yang terhubung dengan mikrotik. Pertama kita akan mengatur interface ether3 (client1) , jadikan master portnya itu ether2.


 







gambar10(MIM-SB2-DL)





Jika sudah , klik apply lalu oke , kemudian kita atur interface ether4 (client2).


 


 




gambar11(MIM-SB2-DL)





Jika sudah , klik apply lalu oke , kemudian kita atur interface ether5 (client3).










gambar12(MIM-SB2-DL)








4. Verifikasi


 


Langkah selanjutnya adalah verifikasi , kita atur dulu clientnya agar tidak memakai ip static / settting dhcp.










gambar13(MIM-SB2-DL)





Setelah itu , kita cek ip nya , apakah sudah dapat dhcp atau belum , nah disini sudah dapat.


 


Ether 3 ( client1 )


 


 




gambar14(MIM-SB2-DL)



 Ether 4 (Client2)

 






gambar15(MIM-SB2-DL)



 Ether5 (client3)






gambar16(MIM-SB2-DL)


 


Dan untuk mengecek di server ip dhcp client yang aktif adalah dengan mengklik menu IP->DHCP Server->Leases


 


 




gambar17(MIM-SB2-DL)


 


Dan akhrinya konfigurasi selesai , oke sampai jumpa disini pertemuan kita , sampai jumpa di next post




LihatTutupKomentar