-->

Run Ansible Playbook dari Ansible Tower




Run Ansible Playbook dari Ansible Tower








yoo.. balik lagi bersama saya , setelah sekian lama tidak posting dikarenakan UN dan lagi nyari kerja , akhirnya saya bisa posting lagi nih.... tutor kali ini , adalah run ansible playbook dari ansible tower , apasih ansible ? , apasih playbook ? , apasih maksudnya ? apasih ?!!!





oke untuk penjelasannya tunggu postingan selanjutnya ya :3 .. langsung aja kita ke tutorialnya...








bahan bahan yang perlu disiapkan :









-  os ( saya menggunakan os linux centos 7 )






-  ansible-core versi 2.5.5 dan ansible tower versi 3.1.5


-  akun github



minimum requirement untuk menginstall ansible-tower adalah :




-  4 GB RAM


-  20 GB HDD





langkah - langkah :







1. Install Sistem operasi






ya.. itu mah udah pasti , pasti harus install sistem operasinya dulu :3

















2. Install epel repository










yang kedua adalah menginstall repositori epel , kenapa sih harus pake repositori epel ? ya karena paket ansible ini gaada di repositori centos-base. Untuk install repositori epel bisa dengan menggunakan perintah :





yum install epel* -y







gambar1(RPAT-SB2-DM)






3. Install ansible-core










Selanjutnya install ansible-core , apa itu ansible core ? dan apa perbedaanya dengan ansible tower ? ansible-core atau biasa disebut ansible ( saja ) dia menggunakan prinsip CLI , jadi semua konfigurasinya dilakukan via command line. Mulai dari membuat playbooknya sampai proses deploynya. Bedanya dengan ansible-tower adalah pada cara penggunaannya dan pada tampilan tentunya.  Untuk menginstallnya gunakan perintah :








yum install ansible -y






gambar2(RPAT-SB2-DM)




4. Install ansible-tower







Setelah itu , download bundle file ansible tower dengan menggunakan command:









wget http://releases.ansible.com/ansible-tower/setup/ansible-tower-setup-x.tar.gz








gambar3(RPAT-SB2-DM)



Sesuaikan versi ansible-towernya dengan yang ingin agan pasang. Disini saya memakai versi 3.1.5







5. Ekstrak file





Selanjutnya , ekstrak file tersebut menggunakan perintah : 









tar -xzvf ansible-tower-setup-x.tar.gz










gambar4(RPAT-SB2-DM)







6. Edit file Inventory




Langkah selanjutnya adalah mengedit file konfigurasi inventory yang digunakan untuk menginstall ansible-towernya nanti , pertama , pindah ke direktori ansiblenya , oh iya direktorinya yaitu hasil ekstrak dari file bundle ansible sebelumnya. Untuk pindah direktori , gunakan perintah







cd ansible-tower-x








gambar5(RPAT-SB2-DM)



Sesuaikan juga dengan versinya. 




Lalu edit file konfigurasi inventory ansible tower , menggunakan perintah :







nano inventory










gambar6(RPAT-SB2-DM)





Edit sesuai dengan kebutuhan agan dan simpan perubahannya.









7. Jalankan ./setup.sh




Kemudian jalankan setup dengan menggunakan perintah ./setup.sh pada direktori ansible tersebut. Lalu prosesnya akan berjalan dengan otomatis , tunggu saja beberapa saat , maka tower akan terinstall.










gambar7(RPAT-SB2-DM)



Gambar diatas adalah ansible-tower yang berhasil diinstall.







8. Akses Tower








Langkah selanjutnya adalah akses ip host / server ansible towernya pada browser kemudian login menggunakan user admin dan password yang sudah di set sebelumnya pada file konfigurasi inventory ansible tower. 










gambar8(RPAT-SB2-DM)










gambar9(RPAT-SB2-DM)





Selanjutnya agan akan diarahkan untuk melengkapi licensenya , license trialnya bisa direquest dari ansible tower agan langsung, dan nanti pihak ansible akan mengirim license filenya ke email agan. setelah mendapat licensenya , maka agan bisa langsung melengkapi licensenya pada halaman ansible tower sebelumnya.











gambar10(RPAT-SB2-DM)





Setelah itu klik submit. maka agan akan langsung diarahkan ke dashboard ansible-towernya.














gambar11(RPAT-SB2-DM)






10. Buat playbook






Setelah selesai menginstall tower , maka langkah selanjutnya adalah membuat playbook yang nanti akan diupload ke github. Ansible Tower ini bisa membaca playbook dari beberapa metode , nah disini saya menggunakan metode github.





Pertama saya buat playbooknya di laptop saya , kemudian saya upload ke akun github , Berikut ini saya membuat playbooknya di direktori /home/dhikabajau/Documents/playbook/roles/konnichiwa-sekai.










gambar12(RPAT-SB2-DM)



Berikut ini adalah isi dari playbook tersebut , yang berfungsi untuk copy file ke remote server.











gambar13(RPAT-SB2-DM)


Lalu saya upload ke akun github :











gambar14(RPAT-SB2-DM)












gambar15(RPAT-SB2-DM)



















gambar16(RPAT-SB2-DM)












gambar17(RPAT-SB2-DM)






11. Buat Credentials






Langkah selanjutnya adalah membuat credentials , fungsi dari credential disini adalah untuk password / autentikasi run playbook dan run repository github. Langsung saja untuk membuatnya pergi ke menu Settings->Credentials










gambar17(RPAT-SB2-DM)










Disini kita akan membuat 2 credentials , yang pertama merupakan credentials untunk login github dan yang kedua untuk run playbook.










gambar18(RPAT-SB2-DM)











gambar19(RPAT-SB2-DM)










gambar20(RPAT-SB2-DM)






12. Buat hosts / inventory







Langkah selanjutnya adalah membuat host / inventory yang berisi ip server target yang akan di run playbook oleh ansible tower. Cara membuatnya adalah dengan mengklik menu inventories  lalu pilih inventoriesnya , disini saya memakai inventory dengan nama  Demo Inventory , kemudian klik Add host ,  setelah itu tambahkan hostnya ( ip / dns server targetnya ).










gambar21(RPAT-SB2-DM)







gambar22(RPAT-SB2-DM)





jika sudah selesai menambahkan hostnya , klik save untuk menyimpan.








13. Buat Project







Nah selanjutnya adalah membuat projek baru atau , caranya klik menu Projects , kemudian buat project baru , nah untuk settnya bisa disesuaikan dengan keadaan , pilih SCM Type Git , karena kita akan mengambil source repo dari github , untuk source detail , masukkan URL Repository anda , pilih branchnya master  dan SCM credential pilih yang sebelumnya anda buat untuk credential github.










gambar23(RPAT-SB2-DM)





Setelah selesai dibuat , lalu save, kemudian update projectnya dengan mengklik logo awan 










gambar24(RPAT-SB2-DM)





Prosesnya bisa dilihat di menu Jobs










gambar25(RPAT-SB2-DM)








14. Buat Template






Setelah kita set project , maka secara otomatis tower akan mendapatkan data dari repo github kita , nah data tersebutlah yang akan dijadikan source / sumber untuk membuat template playbook kita nantinya. Nah pada langkah ini , kita akan menyetting template kita agar bisa dijalankan / run dengan baik pada target server. Untuk membuat template baru , caranya dengan mengklik menu template , kemudian buat baru , dan klik template baru tersebut , untuk settingannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.










gambar26(RPAT-SB2-DM)





Catatan : untuk machine credentialsnya , pilih credentials untuk run playbook. Jika sudah klik save untuk menyimpan settnya.











15. Setting Hosts pada Server Ansible




 Langkah selanjutnya adalah setting host pada server ansiblenya , jika tadi kita setting host pada tower , maka sekarang kita setting host pada ansible servernya ( ansible core ) , caranya dengan menggunakan perintah sebagai berikut :






nano /etc/ansible/host



setelah itu tambahkan ip / dns hostnya ,  kemudian gunakan user root.










gambar27(RPAT-SB2-DM)






16. Setting login ssh tanpa password






Langkah selanjutnya adalah menyetting login ssh tanpa menggunakan password , langkah ini digunakan untuk meremote koneksi target server tanpa adanya autentikasi password ssh. Untuk membuatnya kita harus menggunakan private key , nah untuk membuat private key , gunakan perintah :





ssh-keygen -t rsa








gambar28(RPAT-SB2-DM)





Kemudian kita akan copy file tersebut ke target server , caranya gunakan perintah :






ssh-copy-id root@ip-server-target








gambar29(RPAT-SB2-DM)





Kemudian lakukan test ping ansible untuk mengecek konektivitas server ansible dengan target server. Jika sudah sukses , maka kita bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.










gambar30(RPAT-SB2-DM)








17. Running Template






Setelah semua proses diatas , langkah selanjutnya adalah running template yang sudah agan buat tadi , caranya adalah dengan mengklik ikon roket pada template agan.










gambar31(RPAT-SB2-DM)





Maka akan muncul tampilan seperti ini yang menandakan proses run sedang berlangsung ,










gambar32(RPAT-SB2-DM)








Nah tampilan diatas adalah tampilan jika kita sudah sukses menjalankan playbooknya , untuk mengeceknya langsung saja kita lihat di server target , ( verifikasinya adalah file konnichiwa-sekai berhasil tercopy pada server target )










gambar33(RPAT-SB2-DM)








Yap , filenya sudah ada di server target , tandanya proses tadi sudah selesai....


Untuk sekarang itu saja dulu , nantikan postingan selanjutnya ya :v sayounara .....




LihatTutupKomentar