-->

The Ultimate Test of Predictability And a Surefire Way to Keep Things Boring

Fixed rate mortgages, atau dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai hipotek dengan tingkat bunga tetap, adalah suatu bentuk kredit perumahan dimana tingkat bunga yang dibebankan pada kredit tersebut tetap selama jangka waktu tertentu. Ini berarti, ketika Anda mengambil kredit hipotek ini, Anda akan mengetahui dengan pasti besaran cicilan yang harus Anda bayar setiap bulannya selama jangka waktu yang telah disepakati, karena besaran itu sama selama jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Kalau kita lihat, aprtai paling menarik dari hipotek dengan tingkat bunga tetap ini adalah kemampuannya untuk memberikan kepastian dalam perhitungan cicilan. Ini tentunya memudahkan Anda dalam merencanakan keuangan, karena Anda sudah tahu berapa besaran cicilan yang harus Anda bayar setiap bulannya sampai jangka waktu tertentu.

Tapi, kalau boleh jujur, tingkat ketidakpastian dalam kehidupan kadang-kadang bisa jadi salah satu sumber kegembiraan tersendiri. Mengapa harus selalu berjalan di jalur yang sama dan membosankan? Nah, Fix Rate Mortgages ini sangat cocok untuk Anda yang ingin men-jazz up kehidupan finansial Anda!

The Ultimate Test of Predictability And a Surefire Way to Keep Things Boring
The Ultimate Test of Predictability And a Surefire Way to Keep Things Boring


Fixed Rate Mortgages: Boring or Exciting?

Bahwa fix rate mortgages kurang menarik karena prediktabilitasnya, mungkin bukan suatu hal yang sulit untuk dipahami. Kita sering mendengar bahwa hidup itu butuh kejutan, maka jangan sampai kehidupan finansial kita juga menjadi monoton. Maka dari itu, fix rate mortgage justru sangat cocok untuk dijadikan obat anti-penat pada aspek finansial kita!

Bagian yang paling tidak jelas dalam pengambilan keputusan mengenai menggunakan fix rate mortgage mungkin adalah ketakutan tidak bisa mengambil keuntungan dari neraca keuangan yang sama. Jangan khawatir, menggunakan fix rate mortgage tidak selalu berarti Anda hilang semua kesempatan untuk melihat keuntungan dan wisata perkembangan pasar properti. Ada peluang bagi Anda untuk tetap mengembangkan keuangan Anda, hanya dalam lingkup yang lebih terkontrol dan aman.

Jadi, fix rate mortgage justru bisa menjadi alat yang sangat berguna untuk membangun fondasi keuangan yang stabil, terutama jika Anda masih ingin bersenang-senang tapi tetap bertanggung jawab dalam mengelola keuangan Anda.

Alasan Mengapa Fixed Rate Mortgages Seperti Kartu Uno

Kalau kita harus memberikan analogi mengenai fix rate mortgages, maka fix rate mortgage ini layaknya kartu Uno. Kartu uno adalah kartu yang dimainkan pada saat saat yang paling kritis, yang memerlukan kecepatan dan kemampuan untuk memutarbalikkan situasi. Layaknya fix rate mortgage yang bagi beberapa orang mungkin terlihat static, ternyata punya kekuatan untuk menjadi kartu truf yang memudahkan Anda memutarbalikkan situasi finansial Anda.

Misalkan Anda berhasil mendapatkan pensiun pada usia 65 tahun dan memiliki simpanan yang cukup untuk membeli rumah impian Anda secara tunai. Tentu saja keputusan untuk membeli tunai akan mengecilkan arus kas Anda dengan cepat, sehingga tidak membawa banyak keuntungan pada jangka pendek. Namun, jika Anda memilih fix rate mortgage, Anda malah bisa memperbesar arus kas dengan cicilan yang tetap setiap bulannya dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Anda bisa menggunakan keuntungan ini untuk mengalokasikan dana Anda pada investasi yang menghasilkan keuntungan lebih besar dalam waktu yang singkat. Jadi ketika habis masa kontrak fix rate mortgage , tidak hanya rumah Anda yang berhasil dibeli dengan lancar tapi Anda juga meningkatkan aset finansial Anda dengan cara yang terkontrol dan logis.

Fix rate mortgage seperti kartu uno, yang bisa memutarbalikkan situasi finansial Anda, jadi jangan abaikan opsi ini ketika Anda mempertimbangkan untuk membeli rumah impian Anda.Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kita dapat menggunakan metode perbandingan sederhana.

Perhitungan Sederhana

Pertama, tentukan kapasitas produksi mesin A dan B dalam sehari. Diketahui kapasitas mesin A adalah 800 unit per hari, sedangkan kapasitas mesin B adalah 1200 unit per hari.

Kedua, hitung biaya variabel per unit untuk kedua mesin. Diketahui biaya variabel mesin A adalah Rp 1500 per unit, sedangkan biaya variabel mesin B adalah Rp 2000 per unit.

Ketiga, hitung total biaya variabel untuk produksi 700 unit. Untuk mesin A, biaya variabel akan menjadi Rp 1500 x 700 = Rp 1.050.000, sedangkan untuk mesin B, biaya variabelnya akan menjadi Rp 2000 x 700 = Rp 1.400.000.

Keempat, hitung total biaya tetap untuk produksi selama sehari. Diketahui biaya tetap mesin A adalah Rp 800.000 per hari, sedangkan biaya tetap mesin B adalah Rp 1.200.000 per hari.

Kelima, hitung total biaya produksi untuk produksi 700 unit dengan menggunakan masing-masing mesin. Untuk mesin A, biaya produksi akan menjadi Rp 1.050.000 + Rp 800.000 = Rp 1.850.000, sedangkan untuk mesin B, biaya produksinya akan menjadi Rp 1.400.000 + Rp 1.200.000 = Rp 2.600.000.

Dari perhitungan tersebut, dapat disimpulkan bahwa mesin A lebih efisien digunakan untuk memproduksi 700 unit dalam sehari karena biaya produksinya lebih rendah dibandingkan dengan memproduksi menggunakan mesin B. Namun, apabila produksi yang dilakukan lebih dari 700 unit, maka mesin B akan menjadi lebih efisien karena kapasitas produksinya lebih besar dibanding mesin A.

LihatTutupKomentar